Sebagian orang tidak tau bagaiman menikmati hidup selebihnya selalu berhura-hura karena menurut mereka itulah hidup. Sejak kecil kita diajarkan untuk merespon negatif setiap stimulus yang menyerang atau setidaknya membuat kita tidak nyaman.Saat terluka kita terbiasa menangis,meringis ketika dicubit teman. Sebaliknya kita tertawa saat orang tua kita memberikan hadiah.
Kita sudah terbiasa dengan segala expresi yang otomatis timbul saat merespon sesuatu.Apakah itu bisa dibalik? misalnya saat sakit mungkin kita bisa belajar tersenyum, setidaknya itu akan membuat kita lebih kuat dalam menghadapi dilema hidup. Kenyataan bahwa tiada seorangpun yang terlepas dari suatu masalah maka setidaknya hal ini bisa dicoba.
Sudah terlanjur terpatri dalam pikiran kita, kalau sakit ya menangis ditinggal orang yang kita cintai bersedih. Itulah yang membuat manusia lemah, ketika ingin mencapai tujuan kita terbiasa harus di support oleh orang-orang terdekat kita. Banyak orang-orang gagal dalam kehidupannya karena tidak bisa menaklukkan perasaan yang cenderung membenamkannya kejurang kegagalan.
Banyak yang berakhir pada bunuh diri, sebenarnya apa sih yang membuat orang bunuh diri? Ada beberapa alasan kenapa orang bunuh diri.
- Hidup hanyalah omong kosong, untuk apa hidup kalau akhirnya akan mati.Kalau bisa mati lebih cepat kenapa harus menunggu bertahun-tahun toh kita juga akan mati.
- Sakit yang diderita bertahun-tahun tidak kunjung sembuh, ditambah lagi kemiskinan yang menghantui bisa membuat orang mengambil jalan untuk mengakhiri hidupnya.
- Setengah dari jumlah orang yang bunuh diri disebabkan masalah asmara. Cinta diciptakan agar manusia saling mengasihi justru sering membawa manusia ke dalam masalah. Cinta yang tidak direstui orang tua, cinta bertepuk sebelah tangan. Seolah tidak ada orang lain yang bisa menggantikannya.
Keinginan untuk bunuh diri selalu menghantui,ada banyak cara untuk menghindarinya. Hidup ini terlalu berarti untuk ditanggal mati.Disaat kita termenung sendirian,rasa penyesalan menjadi kekecewaan terhadap nasib buruk yang menimpa seaakan tidak pernah mendapat apa yang kita inginkan.
Setidaknya hindari prilaku menyendiri atau menjauh dari keramaian. Olahraga adalah salah satu cara untuk membuat tubuh kita bugar.Kegiatan fisik dapat membuat kita tetap sibuk sehingga tidak ada kesempatan untuk memikirkan hal-hal negatif.Berkumpul bersama teman-teman juga alternatif untuk menjauhkan kita dari perasaan itu.
Ketika kita menikmati hidup ini maka kita tersadar bahwa betapa bodohnya kita pernah berkeinginan untuk bunuh diri.
No comments:
Post a Comment